Edit by © Desa Sambak, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. 8-9 Februari 2014.

peta lokasi |Video
Budiman Sudjatmiko (lahir di Cilacap, Jawa Tengah, 10 Maret 1970; umur 44 tahun) adalah aktivis dari Partai Rakyat Demokratik yang menjadi tersangka dalam kasus Peristiwa 27 Juli. Ia dinilai bertanggung jawab dalam Peristiwa 27 Juli 1996 dalam penyerbuan kantor Partai Demokrasi Indonesia dan kemudian dijebloskan ke penjara. Setelah Indonesia dipimpin oleh Presiden B.J. Habibie, ia dan para tersangka lain dari Peristiwa 27 Juli diberi ampunan dan dibebaskan oleh Pemerintah Indonesia.
Sekarang ini Budiman Sudjatmiko adalah anggota DPR 2009 - 2014 dari Partai PDI Perjuangan. Salah satu organisasi masyarakat yang dibina oleh Budiman Sudjatmiko adalah Parade Nusantara yang memiliki agenda utama memperjuangkan pengesahan RUU pembangunan pedesaan.
http://id.wikipedia.org/wiki/Budiman_Sudjatmiko

Parade (Persatuan Rakyat Desa) Nusantara adalah sebuah organisasi kemasyarakatan yang mayoritas anggota dan pengurusnya adalah masyarakat pedesaan dengan pilar penyangganya adalah aparatur pemerintahan yaitu para kepala desa, perangkat desa, mantan kepala desa, dan mantan perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Elemen pemudanya terdiri dari Karang Taruna Desa dan elemen wanitanya adalah Ibu-Ibu penggerak PKK Desa. Organisasi ini diketuai oleh Sudir Santoso SH., MH. Parade Nusantara memiliki agenda strategis yaitu pengesahan RUU Pembangunan Pedesaan. Organisasi ini menggelar konggres pertamanya di Solo tanggal 8 Juni 2009 dan dibuka secara resmi oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.[1]
Dalam upayanya memperjuangkan pengesahan RUU Pembangunan Pedesaan, organisasi yang dibina oleh Budiman Sudjatmiko[2] ini telah beberapa kali melakukan demonstrasi. Demonstrasi yang pertama dilakukan tanggal 22 Februari 2010.[3][4]
http://id.wikipedia.org/wiki/Parade_Nusantara

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) adalah sebuah partai politik di Indonesia. Lahirnya PDI-P dapat dikaitkan dengan peristiwa 27 Juli 1996. Hasil dari peristiwa ini adalah tampilnya Megawati Soekarnoputri di kancah perpolitikan nasional. Walaupun sebelum peristiwa ini Megawati tercatat sebagai Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia dan anggota Komisi I DPR, namun setelah peristiwa inilah, namanya dikenal diseluruh Indonesia.
http://id.wikipedia.org/wiki/Partai_Demokrasi_Indonesia_Perjuangan

Peristiwa 27 Juli 1996, disebut sebagai Peristiwa Kudatuli (akronim dari KERUSUHAN DUA PULUH TUJUH JULI) atau Peristiwa Sabtu Kelabu (karena memang kejadian tersebut terjadi pada hari Sabtu) adalah peristiwa pengambilalihan secara paksa kantor DPP Partai Demokrasi Indonesia (PDI) di Jl Diponegoro 58 Jakarta Pusat yang saat itu dikuasai pendukung Megawati Soekarnoputri. Penyerbuan dilakukan oleh massa pendukung Soerjadi (Ketua Umum versi Kongres PDI di Medan) serta dibantu oleh aparat dari kepolisian dan TNI.
Peristiwa ini meluas menjadi kerusuhan di beberapa wilayah di Jakarta, khususnya di kawasan Jalan Diponegoro, Salemba, Kramat. Beberapa kendaraan dan gedung terbakar.
Pemerintah saat itu menuduh aktivis PRD sebagai penggerak kerusuhan. Pemerintah Orde Baru kemudian memburu dan menjebloskan para aktivis PRD ke penjara. Budiman Sudjatmiko mendapat hukuman terberat, yakni 13 tahun penjara.
http://id.wikipedia.org/wiki/Peristiwa_27_Juli_1996

Partai Rakyat Demokratik adalah sebuah partai politik di Indonesia. Partai ini tidak memiliki wakil di parlemen; namun demikian, perannya dalam sejarah politik Indonesia sejak era Orde Baru sangatlah penting. Partai ini dikenal sebagai partai gerakan yang aktif melakukan kaderisasi, penggalangan massa dan berjuang dengan metode ekstraparlementer.
http://id.wikipedia.org/wiki/PRD

Situs web resmi Budiman Sudjatmiko
http://www.budimansudjatmiko.net/